Distributor Dan Jual Kursi Tunggu / Kursi Bandara Berkualitas :


Sekilas Tentang Kursi Tunggu / Kursi Bandara :

Terminal bandara udara yang dirancang oleh arsitek besar seperti Renzo Piano ( Bandara Internasional Kansai ) atau Richard Rogers ( Terminal 5 Heathrow London ) membutuhkan tempat duduk berkualitas tinggi agar sesuai dengan kualitas umum interior mereka.

Keselamatan akan bahaya kebakaran merupakan pertimbangan penting di bandara. Regulasi sekarang mengatur isi terminal bandara dan ini mempengaruhi pilihan bahan yang digunakan untuk tempat duduk. Werner Sobek merancang kursi bandara Expression hanya menggunakan aluminium dalam bentuk yang sederhana.

Robert Sommer mempelajari desain tempat duduk di bandara dan menyimpulkan bahwa penataan kursi tunggu dalam garis-garis kaku yang dilekatkan ke lantai sengaja dilakukan untuk meminimalkan interaksi sosial seperti mengobrol dan mendorong orang orang yang hendak mengobrol untuk pergi ke lokasi komersial seperti toko dan kafe. Penyediaan lengan di kursi tunggu meningkatkan kegunaan kursi tunggu dibandingkan dengan kursi tanpa lengan. Orang orang yang saling tidak mengenal lebih nyaman duduk berdekatan satu sama lain jika ada lengan pada kursi tunggu untuk menandai wilayah pribadi mereka. Orientasi paralel dari unit kursi tunggu ini juga meminimalkan kontak tatap muka dan ini meningkatkan kenyamanan bagi orang orang yang tidak saling mengenal.

Sementara merancang kursi-kursi Bandara Internasional Chicago O’Hare pada tahun 1962, Charles dan Ray Eames merancang sendiri untuk kursi tunggu yang tidak hanya bergaya, tetapi juga fungsional untuk orang-orang yang menempati setiap kursi. Kursi tunggu ini kemudian dikenal sebagai Kursi Eames Tandem Sling.

Seperti segala hal, pembaruan diperlukan bagi setiap hal untuk tetap relevan. Brian Alexander mengambil kreasi Eames dan menambahkan pembenahan yang diperlukan untuk mengimbangi hiruk pikuk penghuni bandara. Dia menambahkan meja sesekali di antara kursi tunggu dan steker listrik, yang menjadi sangat diminiati oelh orang-orang bepergian untuk bekerja. Selain itu, dengan teknologi yang begitu dominan di masyarakat, hal ini memungkinkan pengisian daya perangkat teknologi yang nyaman.

Desain kursi bandara standar belum memiliki perubahan yang signifikan dalam jangka waktu lebih dari 50 tahun ini, dan kursi ini dikenal karena kesederhanaannya. Fokus utama kursi tunggu saat ini adalah pada ukuran dan kenyamanan tempat duduk agar sesuai dengan lingkungan yang tepat yang dilayani oleh bandara dan maskapai penerbangan.

Bandara Internasional Dubai (DXB) memberi para wisatawan yang hendak terbang berbagai jok tempat duduk dalam berbagai warna biru, merah, hitam dan abu-abu. Bandara Internasional Dubai (DXB) adalah contoh bandara yang berfokus pada pengaturan standar kursi bandara asli dan bereksperimen dengan berbagai warna untuk meningkatkan tampilan dan kenyamanan.

Pada saat ini, kursi tunggu tidak hanyak dipakai di bandara bandara penerbangan saja, tetapi sudah banyak dipakai di berbagai ruang tunggu tempat tempat seperti rumah sakit, universitas dan lain lain. Bentuknya yang sedehana tetapi nyaman untuk diduduki membuat kursi tunggu ini banyak diminati sampai dengan saat ini.


Alasan Memilih Kursi Tunggu / Kursi Bandara Sapporo

Distributor Kursi Tunggu / Kursi Bandara Terpercaya

PT.Industri Furniture Indonesia sudah banyak memiliki jaringan distributor di seluruh pulau di Indonesia dan selalu berkomitmen untuk menjaga kualitas produk dan pengiriman yang tepat waktu.

Jual Kursi Tunggu / Kursi Bandara Dengan Harga Bersaing

Selain kualitas yang unggul, Kursi Tunggu / Kursi Bandara Sapporo juga memiliki harga jual yang mampu bersaing dengan produk serupa di pasaran sehingga sampai dengan saat ini produk Kursi Tunggu / Kursi Bandara Sapporo sudah banyak dipakai di seluruh Indonesia.


Hubungi Kami

Sapporo.co.id
reCAPTCHA

Ikuti Kami Di Media Sosial


  • Jl.Kampung Baru No.89 RT.02 / RW.02, Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
  • 08111678733
  • ifindo@sapporo.co.id
Copyright 2016 | PT. Industri Furniture Indonesia